30.5 C
Banda Aceh
Sunday, October 10, 2021

Hari Tanpa Bayangan, Tim Falakiyah Kanwil Kemenag Aceh akan Hitung Waktu Zuhur

BANDA ACEH I ACEH INFO – Fenomena hari tanpa bayangan di Banda Aceh akan dimanfaatkan oleh Tim Falakiyah Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Aceh, untuk menghitung waktu Zuhur, Rabu (8/9/2021) hari ini.

Tim Falakiyah Kanwil Kemenag Aceh, akan melakukan praktikum penghitungan waktu Zuhur pada saat fenomena hari tanpa bayangan di Banda Aceh hari ini.

Sebagaimana dilansir aceh.tribunnews.com, kalibrasi waktu shalat ini, akan dilakukan di lantai tiga Kanwil Kemenag Aceh dengan menggunakan alat sederhana berupa, mizwala, istitiwaaini, dan beberapa tiang sederhana dari spidol yang ditegakkan di atas media datar.

Fenomena hari tanpa bayangan akan terjadi di Banda Aceh, tepat pada pukul 12.36.25 WIB.

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Aceh Dr H Iqbal SAg MAg kepada wartawan mengatakan, praktikum ini dilakukan sebagai bentuk edukasi dan juga untuk memastikan ketepatan waktu shalat. “Ini akan kita lakukan secara tertutup dan juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” kata Iqbal.

Iqbal menjelaskan, imam masjid atau tokoh agama di daerah dapat melakukan penghitungan waktu Zuhur di daerahnya masing-masing.

Caranya dengan melakukan praktikum sederhana, menggunakan benda tegak lurus dan tidak berongga yang terjangkau seperti tongkat, pulpen dan lain sebagainya.

“Letakkan benda tegak tersebut pada bidang datar di bawah sinar matahari saat waktu Zuhur. Setelah mencapai titik zenith, 2 sampai 4 menit setelah itu tibalah waktu Zuhur,” katanya.

Lalu bandingkan dengan jadwal waktu shalat yang ada di aplikasi handphone atau jadwal shalat lainnya,” tambah Iqbal.

Sementara Pakar Falakiyah Kanwil Kemenag Aceh, Alfirdaus Putra SH MH kepada wartawan mengatakan, fenomena yang berlangsung dua kali setahun ini ,terjadi saat deklinasi matahari sama dengan lintang pengamat. Peristiwa ini disebut juga sebagai kulminasi utama.

“Masyarakat dapat menguji fenomena alam ini ,dengan meletakkan benda langsung di bawah sinar matahari ketika waktu shalat Zuhur,” katanya.

Pada saat matahari sedang berada di posisi lintang yang sama dengan pengamat di Aceh, matahari akan tepat berada di atas kepala pengamat tersebut dan bayangan yang dihasilkan akan tepat jatuh ke bawahnya.

Selain Banda Aceh, fenomena alam ini juga akan terjadi di seluruh kabupaten/kota di Aceh. Jadi masyarakat Aceh dapat melakukan praktikum ini di daerah atau tempat tinggalnya masing-masing.

PENULIS : FERIZAL HASAN (BANDA ACEH)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

spot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
info terkait

Ustadz Nazar : 11-14 Oktober UAS Kembali Berdakwah di Aceh

BANDA ACEH | ACEH INFO - Koordinator Ustadz Abdul Somad (UAS) untuk Aceh, Ustadz Nazaruddin Yahya Lc, membenarkan jika dai kondang tadi bakal berkunjung...
info terkini
info populer